Arsip Kategori: Liga Champions

Kalah Dari Dinamo Zagreb, Arsenal Belum Temukan Performa

Penampilan buruk yang ditunjukkan oleh Arsenal saat melawan Dinamo Zagreb pada pertandingan pembuka Grup F Liga Champions, dinilai sebagai kesalahan para pemain. Hal itu dibeberkan oleh mantan pemain The Gunners, Charlie Nicholas.

Seperti yang dilansir oleh Soccer Special, pria 53 tahun itu mengatakan jika penampilan Olivier Giroud dkk sangat-sangat jauh dari apa yang diharapkan. “Itu benar-benar menyedihkan,” ujar Charlie.

“Setelah 20 menit saya kira pertandingan akan berjalan baik dan mudah, tapi kemudian saya mulai khawatir saat Mikel Arteta dan Santi Cazorla menunjukkan penurunan performa. Semuanya membuat mereka dihukum,” imbuhnya.

“Tidak ada yang bisa disalahkan kecuali diri mereka sendiri.” tutupnya.

Pasukan Arsene Wenger sendiri sejatinya kalah 2-1 dari tuan rumah Zagreb. Dua gol tuan rumah tercipta setelah Alex Oxlade-Chamberlain mencetak gol bunuh diri dan sundulan dari Junior Fernandes.

Dalam pertandingan ini, Giroud juga terkena kartu merah yang membuat segalanya menjadi lebih buruk.

Depay Menjadi Kunci MU vs PSV

Park Ji-Sung percaya Memphis Depay bisa menjadi kunci dalam pertandingan antara Manchester United dan PSV pekan ini.

Laga yang berlangsung di Liga Champions tersebut akan jadi kali pertama bagi sang pemain bertemu dengan juara Belanda, usai pindah ke United di musim panas ini.

“Akan ada perasaan yang aneh sebelum pertandingan, namun ketika ia keluar di sana, ia akan melakukan tugas sebagai pemain United. Ia amat profesional dan terus melakukan tugasnya di tim dan mencoba membuat klub menang. Jika ia bermain dengan bagus, fans PSV akan menghargai itu,” jelas Park pada laman resmi klub.

“Ia punya kekuatan, kecepatan, dan teknik, dan ia akan amat penting karena ia mengenal PSV lebih baik dari siapapun dan bisa memberi tahu United apa yang menanti mereka,” pungkasnya.

Laurent Blanc Merasa PSG Masih Harus “Diperbaiki”

Manajer Paris St-Germain Laurent Blanc percaya masih ada ruang untuk perbaikan dari sisi tim setelah mereka kembali berhasil merebut gelar juara liga Perancis ketiga kalinya secaraberuntun.

PSG menang 2-1 di Montpellier pada hari Sabtu untuk menjadi juara Ligue 1 di depan Lyon dengan satu pertandingan yang masih tersisa.
Mereka bisa menjadi klub pertama yang memenangkan treble domestik Perancis ketika mereka bermain di final Piala Prancis pada tanggal 30 Mei mendatang.

“Kami akan mencoba untuk melakukan yang lebih baik musim depan, melihat di mana kita dapat melakukan perbaikan dan untuk melangkah lebih jauh tahun depan,” kata Blanc.
Tim asuhan Blanc membuat awal yang lambat untuk mempertahankan gelar mereka, bermain imbang enam kali dari sembilan pertandingan pembukaan mereka saat Marseille menjadi pemimpin klasemen.
Lyon mengambil alih di tahun baru, sebelum PSG naik ke posisi teratas pada tanggal 20 Maret di awal sebuah kemenangan beruntun dalam delapan pertandingan yang menyebabkan mereka memiliki peluang meraih gelar juara.

The Paris juga mengangkat Coupe de la Ligue dengan kemenangan 4-0 melawan Bastia bulan lalu dan menghadapi Auxerre di final Coupe de France pada 30 Mei mendatang.
Namun, mereka tersingkir pada tahap perempat-final Liga Champions setelah kalah agregat 5-1 oleh Barcelona.
“Gelar juara selalu terasa indah, tapi carauntuk memenangkan kejuaraan itu bisa membawa kepuasan ekstra,” tambah mantan bek timnas Prancis, Blanc.

“Kami melawan itu di bagian pertama musim karena berbagai alasan. Kami menarik diri bersama-sama dan saya mempertahankan kepercayaan saya kepada para pemain dan itu panggilan yang baik karena mereka membayarkeyakinan ini.”
Sekarang klub ibukota yang dimiliki oleh Qatar menargetkan rekor milik Lyon yang menjadi juara Ligue 1 beruntun antara tahun 2002 dan 2008.
“Paris tidak ingin berhenti sekarang, kita ingin terus membuat kemajuan dan menjadi lebih baik,” kata Blanc. “Saya berharap bahwa itu akan terjadi.”

Juventus Bisa Melangkah ke Final Liga Champions

Kiper legendaris Italia Dino Zoff merasa sangat yakin Juventus bisa mengalahkan Real Madrid dan melangkah ke final Liga Champions.

Bianconeri punya peluang besar menyingkirkan Madrid setelah di semifinal leg pertama lalu mengemas kemenangan 2-1. Pada tengah pekan ini mereka akan melakukan kunjungan balasan ke Santiago Bernabeu untuk menjalani pertandingan leg kedua.

“Di Bernabeu, Juventus akan memiliki pemain yang dibutuhkan untuk melangkah ke final, meskipun Real sangat kuat,” kata Zoff kepada La Gazzetta dello Sport.

“Akan sulit mengawal [Cristiano] Ronaldo dan pemain lainnya, tapi Juventus memiliki kualitas untuk membendung mereka sebelum melancarkan serangan balik sehingga itu bisa menghancurkan Madrid.”

Zoff menilai kiper Gianluigi Buffon akan menjadi pemain yang menentukan saat melawan Madrid. Pria berusia 73 tahun itu sama sekali tidak meragukan kemampuan Buffon.

“Gigi [Buffon] tidak perlu nasehat saya, dia pasti akan menjadi pemain kunci.”

Final Champions Bakal Fantastis Bagi Juventus

Jawara Serie A Italia, Juventus memiliki modal bagus untuk memulai pertandingan semifinal leg kedua Liga Champions di Santiago Bernabeu. Kemenangan 2-1 pada leg pertama pekan lalu menempatkan mereka sedikit di depan Real Madrid.

Bagi Andrea Barzagli, 90 menit di leg kedua akan menjadi pertandingan krusial. Ia pun menyatakan rekan-rekannya fokus untuk mewujudkan mimpi tampil di final.

“Kami sangat fokus untuk pertandingan leg kedua dan kami sadar betapa pentingnya pertandingan itu. Kami tahu Madrid akan memberi kemampuan terbaik. Kita lihat saja apakah Toni Kroos cukup fit untuk bermain, namun kami harus menampilkan permainan terbaik untuk lolos ke final.

“Meraih final akan menjadi hal fantastis bagi Juventus, khususnya karena tidak banyak orang yang memperhitungkan kami bisa melangkah sejauh ini. Kami ada di sini dan kami berharap untuk mewujudkan mimpi.” terang bek Italia itu dikutip uefa.com.

Menurut jadwal, pertandingan ini akan ditayangkan live oleh SCTV pada hari Kamis (14/05) pukul 01.45 WIB.

Bayern Incar Kemenangan Atas Barcelona

Kampiun Bundesliga, Bayern Munchen harus menerima kenyataan pahit dalam upayanya melaju ke final Liga Champions. Di semifinal leg pertama pekan lalu, mereka dihajar Barcelona di Camp Nou tiga gol tanpa balas.

Kini Philipp Lahm dkk sedang mempersiapkan diri untuk menjamu raksasa Catalan itu untuk leg kedua (13/05). Dengan peluang yang tidak besar, chairman Karl-Heinz Rummenigge berusaha realistis.

“Apa yang penting saat ini bagi kami adalah hasil bagus, idealnya sebuah kemenangan. Kita tunggu dan lihat saja apakah kami bisa melakukan yang lebih baik dari hal tersebut.

“Kami tidak pesimis ataupun optimis, kami realistis. Dengan kata lain, kami punya peluang kecil, namun peluang kecil juga merupakan sebuah kesempatan.” ujarnya pada situs resmi klub dikutip sportsmole.co.uk.

Sayangnya moral Bayern tidak sebagus Barca saat ini. Akhir pekan lalu Die Roten harus bermain 10 pemain dan kalah atas tamunya, Augsburg. Sementara Blaugrana makin mantap di puncak klasemen La Liga dengan kemenangan 2-0 atas Real Sociedad.

Madrid Siap Gempur Habis-Habisan Juventus

Defender Real Madrid Dani Carvajal mengungkapkan bahwa timnya akan mengerahkan segala cara untuk mengalahkan Juventus dalam duel leg kedua semifinal Liga Champions tengah pekan mendatang.

Los Blancos sedang dalam keadaan tertinggal 2-1 dari wakil asal Italia itu. Kini Madrid punya kesempatan besar untuk membalas kekalahan di pertemuan pertama saat menggelar pertandingan di Santiago Bernabeu.

“Kami akan berjuang habis-habisan berhadapan dengan Juve dan publik ini akan memberikan dukungan spektakuler dan akan menjadi pemain nomor dua belas,” ujar Carvajal di situs resmi klub.

“Hari ini kami berjuang dalam 90 menit, kami berlari, berjuang dan jika kami tidak berhasil menjebol gawang lawan akhirnya kami yang membayar mahal, akan tetapi hari Rabu kami akan berjuang habis-habisnya. Publik ini terus bersama kami dan tidak menyerah satu menitpun.”

Madrid sendiri baru saja ditahan imbang 2-2 saat menjamu Valencia dalam lanjutan kompetisi La Liga.

Isco Haramkan Madrid Terpeleset di Bernabeu

Gelandang Real Madrid Isco menatap optimis pertandingan semifinal leg kedua Liga Champions melawan Juventus. Namun ia mengingatkan rekan-rekannya agar jangan sampai terpeleset di Santiago Bernabeu.

Pasukan Carlo Ancelotti kini sedang dalam keadaan tertinggal 2-1 dari wakil asal Italia itu. Skor 1-0 sebenarnya sudah cukup untuk membawa Madrid ke partai puncak kompetisi Eropa musim ini.

“Semifinal masih terbuka dan kami tidak boleh terpeleset di Santiago Bernabeu,” tegas Isco di situs resmi klub.

Isco juga menegaskan bahwa dukungan suporter juga menjadi faktor penting menjalani untuk pertandingan penting melawan Juventus. Oleh karena itu, Isco menyerukan kepada semua suporter agar memberikan dukungan penuh di stadion.

“Kami perlu fans. Ini adalah pertandingan penting dan kami tidak bisa lewatkan kesempatan ini di kandang.”

Kroos Masih Berpeluang Tampil Kontra Juventus

Real Madrid akan terus memonitor perkembangan Toni Kroos dalam beberapa hari ke depan. Kroos memang tengah mengalami cedera yang didapatnya dalam pertandingan melawan Valencia.

Kroos harus ditarik keluar pada menit ke-23 laga tersebut lantaran terjatuh dalam duel udara. Kroos sebenarnya sempat berusaha untuk terus bermain, namun ia kemudian diganti sebagai langkah pencegahan.

Kroos disebut mengalami sedikit cedera pada pinggulnya. Untuk mengetahui kadar cedera yang dialaminya, Kroos pun diperiksa di Klinik Sanitas di La Moraleja pada hari Minggu pukul 10 waktu setempat.

Kroos dipastikan tidak mengalami cedera serius. Ia bahkan masih memiliki kesempatan untuk membela Madrid saat menjamu Juventus di Santiago Bernabeu tengah pekan nanti.

Setelah menjalani pemeriksaan selama satu jam, Kroos memberikan update via Twitter. “Terima kasih atas semua pesan yang baik. Saya baru saja menjalani pemeriksaan. Jangan khawatir, kita fokus saja untuk pertandingan hari Rabu nanti.”

Di Madrid, Semua Ditentukan Detail Kecil

Bek Swiss, Stephan Lichtsteiner, mengingatkan bahwa Juventus harus memperhatikan semua detail pertandingan, jika mereka ingin lolos ke final Liga Champions kala menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu tengah pekan ini.

Juventus tercatat menang 2-1 di leg pertama semifinal yang berlangsung di kandang mereka sendiri pekan lalu. Hal tersebut membuat kans juara Italia untuk bermain di Berlin pada Juni mendatang amat terbuka lebar.

“Dua tahun lalu, kami gagal melawan Bayern dan mereka akhirnya menjadi juara Liga Champions. Sekarang, kami harus memperhatikan semua detail, perbedaan antara menang dan kalah amat tipis. Kami memang sudah mengalami peningkatan permainan dan mampu mengalahkan beberapa lawan yang berat,” jelas Lichtsteiner pada Marca.

Juventus akan menghadapi Madrid dengan modal hasil imbang 1-1 melawan Cagliari di Serie A pekan lalu.