Arsip Kategori: Liga Italia

AS Roma Targetkan Finish Kedua Musim Ini

Liga Serie A Italia untuk musim ini sudah memiliki jawara, yang tidak bukan adalah klub asal kota Turin, Juventus. Meskipun hasil akhir di laga lain tidak akan merubah papan skor, namun rivalitas antara AS Roma dengan Lazio masih akan berlanjut hingga akhir musim. Kedua tim ini saling adu sikut untuk memperebutkan posisi kedua untuk musim 2014/2015.

Kedua tim ini satu sama lain masih memiliki peluang yang sama besar untuk bisa finish di urutan kedua diakhir musim nanti. AS Roma boleh berbangga hati karena kini mekeberhasil mengkudeta posisi kedua dari tangan Lazio berkat kemenangan tipis 2 – 1 saat melawan Udinese di Olimpico.

Kemenangan AS Roma atas Udinese bukanlah hal yang mudah untuk diraih. Terlebih lagi pasukan Serigala Roma tertinggal terlebih dahulu berkat gol yang dilesatkan pemain Udinese dengan nomor punggung sembilan pada menit ke 19’. Gol yang berawal dari kesalahan Morgan de Sanctis ketika menghalau tendangan Ivan Piris, yang berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Perica untuk mendulang gol.

Dukungan dari para supporter sepertinya menjadi modal tambahan bagi tim asuhan Rudi Garcia ini untuk membalikan keadaan. Kemelut yang terjadi di depan mulut gawang Udinese pada penghujung babak pertama berhasil dimanfaatkan oleh Nainggolan untuk merubah papan skor menjadi 1 – 1, dan hasil sama kuat menjadi penutup babak pertama.

Laga yang dipimpin oleh Luca Banti ini berjalan cukup keras pada babak kedua. Total tiga kartu kuning yang diberikan kepada punggawa Udinese. Pelanggaran terparah terjadi ketika Danielle de Rossi menerima tendangan tepat diwajahnya, yang memaksa Ia menepi sejenak dipinggir lapangan untuk mendapatkan penanganan dari pihak medis.

Momentum kebangkitan AS Roma terjadi pada menit ke 75’, setelah Torosidis berhasil merobek jala gawang Karnezis berkat assist dari seorang Francesco Totti. Unggul poin tidak membuat Serigala Roma mengendorkan serangan bertubi-tubi. Namun, hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan skor masih belum berubah. Dengan kemenangan ini, AS Roma mempunyai modal penting ketika pekan depan harus bertanding melawan Lazio.

Blind Yakin MU Juara Premier League Musim Depan

Pemain Manchester United Daley Blind mengungkapkan keyakinannya bahwa timnya memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar Premier League musim depan.

Setan Merah saat ini sedang mengalami masa transisi bersama manajer Louis Van Gaal. Pria asal Belanda itu berhasil membawa United memanaskan persaingan di posisi empat besar dan tengah berjuang mengamankan tempat di zona Liga Champions.

United sendiri sudah dua musim ini tak bisa berbuat banyak dalam perebutan gelar juara di liga domestik. Namun Blind yakin jika timnya bisa kembali diperhitungkan sebagai salah satu kandidat serius untuk meraih juara di musim depan.

“Saya pikir kami akan bersaing untuk trofi musim depan karena klub seperti United harus berjuang,” kata Blind seperti dilansir Daily Star.

“Kami ingin memenangkan liga, tentu saja, itu hal yang utama.”

Crespo Idamkan Latih Inter Milan

Hernan Crespo mengungkapkan bahwa dirinya memiliki impian yang kuat untuk bisa membesut mantan klubnya Inter Milan suatu saat nanti.

Crespo memang menjalani karir yang cukup sukses bersama Nerazzuri. Ia berhasil memenangkan tiga gelar Scudetto secara beruntun selama berada di Giuseppe Meazza.

Kini pria asal Argentina itu sedang meniti karir di dunia kepelatihan dengan menangani Tim Primavera Parma. Crespo pun merasa sangat yakin jika dirinya bisa menjadi pelatih Inter yang sukses nantinya.

“Saya ingin menjadi pelatih Inter, itu yang ingin saya lakukan dan saya yakin bahwa saya akan sukses. Saya tidak tahu kapan, tapi saya yakin saya akan melakukannya,” kata Crespo kepada Inter Channel.

Selama membela Inter, Crespo sudah mencetak 45 gol dari 116 penampilan di semua ajang kompetisi. Selain itu, ia juga pernah bermain di sejumlah klub seperti Parma, Lazio, Chelsea, AC Milan dan Genoa.

Alessandro Nesta Akan Menjadi Pelatih AC Milan

Alessandro NestaAlessandro Nesta yang merupakan legenda sepakbola AC Milan tampaknya akan kembali ke San Siro untuk kembali memperkuat timnya. Namun bukan sebagai pemain, melainkan sebagai pelatih seperti yang sudah ia ungkapkan beberapa waktu lalu.

Akan tetapi sebelum hal tersebut menjadi nyata, Nesta terlebih dahulu mengungkapkan bahwa dirinya akan kembali ke Italia dan menyelesaikan pendidikannya sebagai pelatih. Hal itu tentu menjadi salah satu syarat utama yang harus ia jalani jika ingin berkarir sebagai peracik strategi di sebuah tim.

“Saya akan kembali ke Italia dan menyelesaikan kursus kepelatihan,” kata Nesta kepada Gazzetta dello Sport.

Lebih lanjut, Nesta mengungkapkan bahwa pada bulan September nanti dirinya akan mengikuti sebuah ujian. Setelah hal itu sukses, maka ia akan melanjutkannya untuk mencoba langsung turun sebagai pelatih untuk klub di Italia atau di tempat lainnya sebelum kembali berkarir untuk AC Milan.

“Saya akan mengikuti ujian pada bulan September dan kemudian mencoba melatih tim di Italia atau di dunia. Mungkin suatu hari nanti saya akan berkarir di Milan.” Lanjutnya.

Alessandro Nesta sendiri saat ini masih berstatus sebagai pemain Chennaiyin yang merupakan salah satu klub yang berdomisili di Indian Super League atau yang biasa disebut dengan ISL.

Terancam Dipecat, Walter Mazzarri Tetap Optimis

Walter Mazzarri Saat ini, posisi Walter Mazzarri sebagai pelatih Inter Milan sedang diambang pemecatan menyusul hasil yang kurang memuaskan yang mereka raih dalam beberapa pertandingan terakhir yang dijalani Nerazzurri baik di Serie-A maupun Europa League.

Kabar pemecatan Mazzarri tersebut makin memanas setelah Inter hanya mampu bermain imbang dengan skor 2-2 ketika menjamu Hellas Verona dini hari tadi di Giuseppe Meazza. Terkait hasil imbang tersebut, sang pelatih yang bersangkutan pun turut angkat bicara.

Mazzarri mengungkapkan bahwa cukup wajar jika sebuah tim tidak mampu meraih kemenangan ketika harus bermain dengan sepuluh orang menyusul insiden kartu merah yang diraih oleh Gary Madel ditengah laga. Selain itu, faktor cedera juga menjadi alasan lain yang dijelaskan oleh Mazzarri.

“Adalah hal normal saat laga macam ini tak bisa Anda rebut dan saat ada insiden tak menguntungkan Anda seperti kartu merah (Gary Medel), maka semuanya jadi lebih sulit. Kami juga kehilangan banyak pemain karena cedera. Saya harap jeda internasional (pekan ini) membantu kami kembali ke level kebugaran yang bisa diterima,” tukasnya pada Sky Sport Italia.

Meski sedikit mengeluh dengan kondisi timnya, namun Walter Mazzarri tetap mengaku bahwa dirinya masih optimis bersama Inter Milan. Yang jelas, ia akan selalu memainkan sepakbola yang indah.

“Tentu saat fans terbiasa berada di puncak, maka tekanan bakal lebih kuat untuk kami. Kami toh tak buruk-buruk amat. Tim ini memang melalui sejumlah performa buruk, tapi mereka bersatu dan memainkan sepakbola indah, jadi saya masih punya alasan untuk optimis,” tandasnya.

Wasit Laga Juve-Roma Akui Buat Kesalahan

Gianluca Rocchi
Gianluca Rocchi

Laga yang menyajikan tensi panas antara Juventus kontra AS Roma dua pekan lalu sampai saat ini masih menjadi pembahasan di sejumlah media Italia. Yang terbaru datang dari pengakuan wasit kontroversial dalam pertandingan tersebut, Gianluca Rocchi.

Rocchi yang dinilai berat sebelah, lebih memihak pada tuan rumah Juventus dalam pertandingan tersebut menuturkan pengakuan, dia sadar bahwa performanya dalam mengawal laga Juve-Roma tersebut terbilang buruk setelah mengamati penampilannya dalam tayangan ulang. Namun demikian, hanya satu dari tiga penalti yang dinilainya merupakan salah ambil tindakan, yakni Penalti dari Handsball Maicon.

“Pandangan saya mengenai penalti Handsball Maicon memang terasa janggal, bisa dikatakan jika manajemen saya tidak bisa menenangkan suasana dan sudah menciptakan tensi antara pemain dan tensi kepada wasit, saya snediri”

“Setelah mereview kembali, dan mengevaluasi performa saya dalam laga tersebut, sebagaimana biasanya, kecerobohan paling besar memang ada pada insiden handsball Maicon itu, dimana kesalahan itu merupakan kunci dari insiden yang terjadi sesudah nya dalam pertandingan tersebut” Demikian papar Rocchi kepada salah satu media Italia.

Adapun pertandingan tersebut berakhir dengan skor 3-2, kemenangan Juventus, tiga penalti diberikan wasit dalam laga ini, satu untuk AS Roma atas dilanggarnya Francesco Totti dalam kotak terlarang, sedangkan dua penalti lagi diberikan kepada Juventus, yang satu atas pelanggaran keras Manolas kepada Pogba di kotak terlarang, sedangkan yang satu lagi adalah Handsball dari Maicon.

Rocchi sendiri akhirnya diistirahatkan selama satu bulan dari tugasnya sebagai wasit demi menghindari adanya penilaian media kepadanya pada laga-laga berikutnya.

Inter Berencana Beli 5 Pemain Top di Januari 2015

Erick Thohir
Erick Thohir

Sejumlah klub legenda Serie A Italia yang memiliki nama besar di Eropa menjalani kiprah yang pahit sejak musim lalu, termasuk mereka Duo Milan yakni AC Milan dan Inter Milan.

FC Internazionale yang lebih dikenal sebagai Inter Milan, menelan dua kekalahan memalukan dalam dua laga terakhir di Serie A Italia musim ini. Yang pertama adalah ketika dibekuk Cagliari di Giuseppe Meaza, kemudian yang kedua adalah kekalahan pekan lalu dari Fiorentina yang berbuntut 3-0.

Secara otomatis, banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa para petinggi klub tersebut termasuk Erick Thohir mempersiapkan sebuah rencana baru untuk masa depan I Nerazzuri, satu diantara rencana tersebut adalah belanja besar-besaran dalam bursa transfer musim dingin di bulan Januari 2015 mendatang.

Ya, La Beneamata dirumorkan bakal mendatangkan sejumlah pemain bintang ke Giuseppe Meaza, beberapa nama pemain top pun muncul seperti Xherdan Shaqiri (Bayern Munchen), kemudian Daniele Baselli (Atalanta), Andre Ayew (Marseille), Roberto Soldado (Tottenham Hotspurs, dan Fabio Borini (Sunderland).

Entah benar atau tidak kabar yang beredar di sejumlah media Italia ini, yang jelas dari nama-nama yang kami sebutkan diatas, semuanya berpeluang untuk meninggalkan klub mereka masing-masing untuk kemudian menerima pinangan dari klub lain termasuk Inter Milan.

Dimulai dari Xherdan Shaqiri yang sudah diisukan bakal pergi dari Allianz Arena sejak bursa transfer musim dingin bulan Januari 2014 kemarin, dan berlanjut pada musim panas beberapa pekan lalu, tapi akhirnya Winger Internasiona Swiss itu tetap berada di Munchen.

Akankah Inter Milan berhasil mendatangkan ke-5 pemain di atas? Kita nantikan saja.

Alvaro Morata Turut Kecam Perkataan Totti

Striker anyar Juventus, Alvaro Morata turut mengecam perkataan kapten AS Roma, Francesco Totti yang menyebut bahwa Juventus telah membayar wasit Gianluca Rocchi untuk memihak kepada pihak tim tuan rumah dalam pertandingan akhir pekan kemarin yang berlangsung di Juventus Stadium.

Menurut Morata, kekalahan adalah alasan mengapa pemain seperti Totti berkata demikian, andai saja tim nya menang, sang Legenda Gli Azzuri itu tidak akan berkata seperti itu.

“Jika mereka menang, tentu saja mereka tidak akan berkata apapun, mungkin saja totti berkata seperti itu karena kesal karena laga tersebut, karena memang sangat sulit di terima ketika anda menerima kekalahan dalam pertandingan yang begitu krusial pada menit-menit akhir” Demikian papar Morata seperti yang kami lansir dari Laman Goal spanyol.

Lebih lanjut, Alvaro morata menuturkan rasa hormatnya kepada Francesco Totti yang adalah seorang pemain legenda, tapi dengan menyandang predikat seperti itu tak sepantasnya Totti berbicara demikian.

“Tidak ada yang menyangkal bahwa Totti adalah pemain yang hebat, pemain bersejarah, tapi tidak seharusnya dia berkata seperti itu” Imbuh eks pemain Real Madrid.

Francesco Totti memang berkata banyak soal kekalahan yang menimpa AS Roma di laga akhir pekan kemarin, mulai dari mencemooh kepemimpinan wasit yang dinilainya berat sebelah, kemudian mengatakan bahwa Juventus telah mengatur kemenangan ini sebelumnya dan terakhir I Bianconneri disarankan untuk membuat liga Sendiri agar terus memenangkan pertandingan.

Juventus dan AS Roma kini menjadi Rival berat dalam perebutan gelar Serie A Italia musim ini, keduanya sama-sama berada di puncak klasemen sementara.

Totti Ungkap Ambisi Raih Treble Winner

Pemain Veteran sekaligus legenda hidup AS Roma itu menyebut bahwa kini I Luppi memiliki skuat yang lebih kompetitif dan bisa bersaing di kompetisi bergengsi.

Kapten AS Roma, Francesco Totti baru saja mengungkapkan ambisi juga mimpinya untuk bisa membawa klub kesayangan nya itu meraih trofi bergengsi, tidak hanya trofi Serie A Italia yang gagal diraih pada musim 2013/14 kemarin, akan tetapi juga Trofi Liga champions Eropa dan Trofi Coppa Italia. Ya, Totti berencana untuk mengangkat tiga trofi sekaligus dalam waktu satu musim.

Itu, karena dia percaya dan yakin bahwa AS Roma bisa menggapai hal tersebut dengan skuat yang semakin solit saat ini dan lebih bisa bersaing dalam kompetisi elit seperti Liga Champions Eropa.

“Kami bermain di laga yang besar, kami memiliki tim yang hebat, pemain-pemain top dunia telah didatangkan ke sini, dan sekarang kami memiliki skuat yang bisa lebih bersaing”

“Kami ingin menampilkan yang terbaik di Eropa, dan kami akan melakukan itu dengan senang hati. Lantas apa tujuan kami? Tentu saja Scudetto, Liga Champions dan Coppa Italia” Demikian Ujar Totti kepada salah satu media Italia.

Sang Kapten sendiri bersama dengan AS Roma tengah bersiap untuk melakoni laga tandang melawan Manchester City di Etihad Stadium Rabu dinihari besok (01/10).

Pertandingan tersebut merupakan pertandingan kedua bagi AS Roma di babak penyisihan Group UCL musim ini. Dalam laga pertama dua pekan lalu, mereka sukses mengalahkan CSKA Moskow. Akankah I Luppi berhasil memetik poin di kandang sang Juara bertahan Liga Primer Inggris tersebut? Kita saksikan saja.

Zdravko Kuzmanovic Mendarat Di Giuseppe Meazza

Zdravko Kuzmanovic berhasil pulang ke Italia padahal menjelang tutupnya bursa transfer bulan Januari kali ini. Beberapa tim memang berusaha sebisa mungkin mendatangkan pemain incarannya sebelum jendela resmi dikunci. Dan Inter Milan adalah salah satu tim yang gencar mendatangkan pemain incarannya di deadline transfer Januari kali ini.

Sayap milik Stuttgart ini dipastikan menggunakan kostum Inter Milan sampai tahun 2017. Dan pemain asal Serbia ini telah memberi pernyataan bahwa dirinya sangat gembira bisa kembali ke Italia apalagi bisa bergabung dengan tim sekelas Inter Milan.

“Saya bahagia bisa mengenakan Jersey Inter. Malam ini saya akan tiba di Milan. Valencia juga berminat namun hasrat saya adalah balik ke Italia,” ucapnya di TMW.

Zdravko Kuzmanovic yang kini berusia 25 tahun dulunya pernah membela Fiorentina sebelum pergi ke Bundesliga. Dan malam ini (waktu setempat) hampir dipastikan publik di Giuseppe Meazza akan bersiap-siap untuk menyambut kedatangannya.

Dan seperti yang telah dinyatakan oleh Zdravko Kuzmanovic, harapan Valencia untuk mendapatkan tanda tangannya telah musnah karena kini dirinya sudah bersiap-siap menggunakan jersey Inter Milan.