Arsip Kategori: Liga Spanyol

Usai Melawan AS Roma, Pemain Barcelona Cedera

Barcelona akan kembali berlatih besok dan mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Levante akhir pekan ini.

Namun demikian, meski skuat mendapat jatah libur usai mendarat di bandara El Prat pasca melawan AS Roma di Liga Champions, ada dua orang pemain inti yang tetap datang ke markas latihan klub.

Menurut laporan Mundo Deportivo, mereka adalah Jeremy Mathieu dan Lionel Messi, yang dikabarkan menyelesaikan laga di Olimpico dengan rasa sakit. Oleh karena itu, mobil kedua pemain terlihat memasuki markas latihan tim Catalan pagi ini.

Kedua bintang tersebut disebut menjalani perawatan khusus di gym untuk meminimalisir efek negatif yang mungkin timbul dari pertandingan melawan Roma.

Meski begitu, tak ada pernyataan yang mengatakan bahwa Messi dan Vermaelen bakal absen di pertandingan melawan Levante di Camp Nou akhir pekan ini.

Peran CR7 Sebagai Penyerang Madrid Akan Diganti?

Selama bermain di Real Madrid, Cristiano Ronaldo selalu berada di lini depan untuk menyerang. Keberhasilan CR7 menjadi mesin gol Madrid pun sudah dibuktikan dengan torehan 58 gol pada musim ini.

Lantaran banyak gol yang ia ciptakan, Ronaldo pun disebut sebagai kandidat top skor Liga Spanyol. Madrid memang menjadi salah satu tim terkuat di Spanyol. Demi menguatkan posisinya di papan klasemen berbagai kompetisi, Madrid disarankan untuk mengubah peran Ronaldo di tim.

Mantan pemain tim nasional Spanyol Gaizka Mendieta mengatakan, Madrid harus mengubah peran Ronaldo di tim, menjadi tak sekadar menyerang.

“Saya tidak berpikir dia akan senang. Catatan golnya ada di sana dan tak bisa dipercaya apa yang sudah dia lakukan dan capai. Anda tak bisa bilang bahwa dia gagal karena gol-gol itu dan angka-angkanya,” kata Mendieta

“Tapi, dia mungkin harus mempertimbangkan dan berpikir jika dia mencetak 10 gol lebih sedikit tapi saya bertahan dengan baik serta membantu tim menjadi lebih baik dibandingkan dengan hanya mengalahkan catatan angka dan mencetak lebih banyak gol di setiap pekan.” Tutur Mendieta

Lantas, apakah saran dari Mendieta akan disetujui oleh Carlo Ancelotti? “Apakah itu bergantung pada dia? Saya tak berpikir itu bergantung pada dia. Saya pikir itu bergantung pada manajer dan presiden klub,” tutupnya

Atletico Madrid Optimis Bisa Raih 3 Besar Kompetisi La Liga

Tim elit Atletico Madrid masih optimis untuk meraih tempat tiga besar di kompetisi La Liga, walau dua klub tandingannya yaitu Sevilla dan Valencia masih terbuka untuk menggeser posisi tim yang diasuh oleh Diego Simeone
Sang pelatih pun merasa kecewa usai anak asuhnya dipermalukan oleh Barcelona pada pertandingan Senin (18/5) dini hari WIB. Lantaran kekalahan itu, Atletico Madrid tak bisa menambah raihan dan hanya meraih 77 poin saja.

Kendati kalah dari El Barca, Simeone masih percaya jika anak-anak asuhnya bisa memperoleh zona aman di Liga Champions. Sekedar catatan, Atletico Madrid pernah menjadi runner-up Liga Champion musim lalu.
“Kami masih unggul tiga poin di atas Valencia. Setelah kurun waktu 50 tahun kami sukses meraih dua gelar juara. Kami harus bekerja lebih keras. Kami berjuang mengamankan posisi tiga besar dengan segala kekuatan yang kami miliki,” kata Simeone

“Tapi, realitanya kami masih harus berjuang dengan Valencia dan Sevilla. Siapa pun yang berada di zona aman Liga Champions memang berhak berada di sana (Liga Champions musim depan),” tambah Simeone
Atas kemenangan Barca menjadi juara La Liga musim 2014-2015, Simeone tak lupa memberi ucapan selamat kepada tim asuhan Luis Enrique itu.

“Pertama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Barcelona. Mereka memang pantas menjadi juara. Kami kalah dari Messi yang genius. Saya memberikan selamat kepada Barcelona dengan tepuk tangan yang besar. Mereka pantas meraih kemenangan ini usai musim lalu mereka tidak meraih gelar apa pun,” tukasnya.

CR7 Kembali Mencetak Hat-Trick

Pada pekan ke-37 La Liga juga mempertemukan antara wakil Andalusia lainnya, yaitu Espanyol yang akan menjamu tim ibu kota Spanyol, Real Madrid. Pada musim ini Los Blancos kurang konsisten apabila dibandingkan dengan musim sebelumnya. Jarak empat poin dengan pemuncak klasemen sementara Barcelona seakan-akan mustahil untuk dikejar. Meskipun tipis harapan untuk mendapatkan titile juara La Liga musim ini, pasukan Carlo Anceloti masih bisa tampil memuaskan.

Real Madrid membawa semua pemain terbaiknya ketika berlawat ke kandang Espanyol. Dengan materi pemain yang jauh lebih baik ketimbang tim tuan rumah, statistic dibabak pertama jelas dimiliki oleh Real Madrid, meskipun Cristiano Ronaldo dkk tidak mencetak gol. Masalah penyelesaian akhir yang kurang tenang dari CR7, ataupun Bale, serta rapatnya lapisan belakan Espanyol menjadi kendala dibabak pertama.

Ketika peluit tanda babak kedua dilangsungkan, Espanyol membangun skema penyerangan cepat yang mengagetkan lini pertahanan Real Madrid. Ketika keasyikan menyerang, Espanyol memberikan ruang yang sangat terbuka, dan dimanfaatkan oleh pemain Real Madrid untuk melancarkan serangan balik. Tepatnya dimenit ke 59’ berkat umpan akurat Benzema, CR7 berhasil mengoyak jala gawang Espanyol yang dikawal oleh Kiko Casilla.

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Juan Martinez Munuera ini semakin seru, dan supporter tuan rumah bersorak sorai ketika Stuani berhasil memanfaatkan kesalahan yang dilakukan oleh seorang Keylor Navas yang gagal mengelabui dirinya. Namun bukan Real Madrid namanya jika tidak berusaha mencetak gol kemenangan. Berawal dari tusukan yang dilakukan oleh Marcelo yang dibarengi umpan satu dua dengan Cristiano Ronaldo, pemain asal Brazil tersebut berhasil menambah kedudukan bagi Real Madrid pada menit ke 79’.

Setelah gol kedua tercipta, Real Madrid bermain seperti kesetanan. Khususnya Cristiano Ronaldo yang kembali mencetak gol pada menit ke 83’, dan 90’. Berkat tiga gol tambahan yang Ia lesatkan, CR7 kini menjadi pencetak gol terbanyak La Liga musim 2014/2015 dengan 45 gol. Ia berhasil mengungguli rival abadinya, Lionel Messi untuk urusan merobek jala gawang. Messi hingga pekan ke-37 baru mengemas 41 gol dari 37 laga.

Gelar La Liga Musim Ini Milik Barcelona

Gol yang dicetak oleh seorang Lionel Messi pada menit ke 65’ selain menjadi gol semata wayang pada pertandingan antara Atletico Madrid melawan Barcelona, gol tersebut sekaligus menjadi penentu Azulgrana memboyong trofi La Liga untuk musim 2014/2015.

Pada malam tadi Vicente Calderon seperti tidak bersahabat dengan Atletico Madrid. Rapuhnya lini belakang Atletico menjadi indikasi utama kekalahan tim besutan Diego Simeone. Permainan yang diperagakan Atletico pada interval pertama cukup menyulitkan pertahanan Barcelona. Peluang pertama yang dimiliki Atletico ialah berawal dari tendangan penjuru, tetapi penyelamatan gemilang dari seorang Claudio Bravo menggagalkan peluang yang diperoleh Jose Gimenez.

Bukan Barcelona namanya apabila hanya duduk diam ketika timnya sedang ditekan. Berawal dari umpan yang dilancarkan oleh Dani Alves kepada Lionel Messi menjadi terror pertama Barcelona ke lini pertahanan Atletico, namun sayangnya bola yang dilesatkan belum bisa merubah papan skor.
Percobaan yang dilakukan oleh Leo, melecut semangat punggawa Barcelona yang lain. Namun sungguh beruntung bagi Atletico Madrid yang memiliki palang pintu seperti Juanfran. Ia tampil trengginas dengan berhasil memblok beberapa kali tendangan spekulasi yang dilancarkan para pemain Barcelona. Hingga peluit penanda babak pertama dibunyikan, kedudukan masih sama imbang 0 – 0.

Pada babak pertama terlihat jelas permainan kedua tim tidak berjalan dengan ritme seperti apa yang biasa mereka mainkan. Khususnya Barcelona yang pada babak pertama terlihat terlalu santai memaikan bola pada kotak pertahanan sendiri. Sedangkan Atletico lebih memusatkan perhatian mereka pada pertahanan yang kokoh.
Pada awal babak kedua berlangsung, tuan rumah memulai pertandingan dengan begitu baik. Umpan-umpan pendek yang bergulir sangat cepat dari kaki ke kaki para pemain mulai dipertunjukan. Hal ini mengindikasikan bahwa skuat Diego Simeone mengincar poin penuh di kandang sendiri. Namun apa daya, agresifitas gelandang serang Atletico tidak dibarengi dengan ketajaman lini depannya.

Ketika memasuki pertengahan babak kedua, kombinasi apik antara Lionel Messi dengan Pedro mengakhiri deadlock. Sepakan striker mungil asal Argentina pada menit ke 65’ yang mengarah ke pojok bawah gawang berhasil merubah kedudukan menjadi 0 – 1 bagi Azulgrana. Barcelona sebenarnya bisa saja menggandakan kemenangan, andaikan sepakan Neymar Jr tidak menyamping.

Atletico Pasang Banderol Mahal untuk Griezmann

Atletico Madrid telah menetapkan banderol yang cukup mahal untuk Antoine Griezmann.

Pemain Prancis tersebut sudah mencetak 25 gol di musim kompetisi ini, 22 di antaranya di La Liga, berkat penampilannya yang menawan di lini tengah Los Colchoneros.

Performa Griezmann tersebut lantas menarik perhatian sang juara Premier League 14/15, Chelsea, dan juga raksasa Paris, PSG, menjelang dibukanya bursa transfer musim panas yang akan datang.

Namun demikian Atletico tidak akan melepas pemain bintangnya tersebut dengan harga murah. Disebutkan bahwa mereka tidak ingin menerima kurang dari 65 juta euro untuk sosok yang musim lalu masih membela Real Sociedad tersebut.

Valencia, Sasaran Empuk Cristiano Ronaldo

Saat Real Madrid menjamu Valencia (10/05) dalam rangkaian jornada 36, Cristiano Ronaldo berpeluang besar menambah pundi-pundi golnya. Dalam empat pertemuan terakhir di liga, mega bintang asal Portugal itu sudah menghasilkan total lima gol.

Menurut realmadrid.com rentetan keganasan Ronaldo di depan gawang Los Che dimulai dua musim lalu. Kala itu Madrid bertandang ke Mestalla dan membungkus kemenangan lima gol tanpa balas, CR7 mencetak dua gol.

Begitu pula dalam partai tandang Desember 2013, pertandingan berjalan ketat dan kembali menghasilkan total lima gol, hanya saja kali ini Los Merengues menang tipis, 3-2. Ronaldo muncul untuk menyelesaikan umpan Di Maria menit 40.

Dua laga di musim lalu, Madrid memang gagal mengalahkan Valencia. Imbang (2-2) di putaran pertama dan kalah (2-1) di putaran kedua. Tetapi kebiasaan Ronaldo dalam mengoyak jala tim berlogo kelelawar itu tidak surut, ia menyumbangkan satu gol di masing-masing pertandingan.

Dan tentunya di putaran pertama musim 2014-15 pada bulan Januari silam. Madrid dipaksa pulang dengan kekalahan 2-1, tapi siapa yang mencetak gol pembuka? Cristiano Ronaldo lah orangnya.

Dengan tuntutan harus menang demi terus menempel ketat Barcelona, Los Blancos sangat membutuhkan gol-gol Ronaldo.

Bila tidak ada perubahan, pertandingan ini akan ditayangkan live oleh RCTI pada pukul 01.00 WIB.

Madrid Sambut Kembalinya Benzema

Setelah pulang dari Juventus Stadium dengan membawa kekalahan 2-1, Real Madrid kembali menggelar latihan. Sebelum menjamu Juventus di semifinal leg kedua (14/05) Santiago Bernabeu bakal kedatangan Valencia dalam lanjutan Primera Division akhir pekan ini.

Kemungkinan besar mereka akan kembali diperkuat Karim Benzema. Pasalnya dalam latihan tersebut striker Prancis itu juga sudah kembali beraksi bersama rekan-rekan satu timnya dan hal ini dikonfirmasi klub melalui Twitter.

Benzema sendiri terlihat sangat bahagia bisa kembali ke lapangan setelah absen hampir satu bulan. Ia mengalami cedera lutut di perempat final Liga Champions saat menghadapi Atletico Madrid.

Dengan kembalinya Benzema, entrenador Carlo Ancelotti tinggal menunggu pulihnya Luka Modric dan Sami Khedira. Menurut Inside Spanish Football , keduanya berlatih terpisah dengan memakai fasilitas indoor.

Barcelona Incar Treble Sejak Awal

Penyerang asal Brasil, Neymar, menegaskan bahwa sejak awal musim ini Barcelona memang menargetkan diri untuk bisa meraih treble alias tiga gelar sekaligus.

Blaugrana saat ini memang berpeluang besar meraih tiga trofi di tiga ajang kompetisi yang mereka ikuti, yakni di La Liga, Liga Champions dan Copa del Rey.

Di La Liga, Barca saat ini menjadi pemuncak klasemen dengan keunggulan dua angka atas Real Madrid. Di Liga Champions, satu kaki Blaugrana sudah menapak ke final setelah sukses menghajar Bayern Munich dengan skor 3-0 di leg pertama semifinal. Sementara itu di ajang Copa del Rey, mereka akan menghadapi Athletic Bilbao di partai puncak.

“Target kami adalah meraih treble. Sejak awal musim, memang itulah target kami dan setiap saat kami semakin mendekati target tersebut. Di hari Sabtu nanti ada pertandingan di ajang liga dan kami harus berjuang untuk memenangkan trofi tersebut,” serunya seperti dilansir AS.

Akhir pekan ini, Barca akan menjamu Real Sociedad di Camp Nou. Kemudian, tengah pekan depan mereka akan bertandang ke Allianz Arena untuk melakoni laga leg kedua semifinal UCL kontra Bayern.

Messi Lebih Hebat dari Zidane & Henry

Eric Abidal mengakui bahwa Lionel Messi merupakan striker terbaik yang pernah berlatih dan berada satu tim bersama dirinya.

Pemain Barcelona tersebut sempat mengalami penurunan performa bersama klub musim lalu, kala mereka tak sanggup meraih satu pun gelar di akhir musim.

Sempat membawa Argentina masuk ke final Piala Dunia di musim panas, Messi juga tak kunjung lepas dari kritik, sebelum penampilannya perlahan kembali ke titik terbaik di tahun 2015.

“Striker terbaik? Bagi saya Messi masih merupakan yang terbaik. Saya juga pernah berlatih bersama Zidane, Henry, dan Anelka. Semua pemain berbeda, masing-masing punya kualitasnya sendiri, namun semua pemain tersebut amat sulit untuk dijaga,” tutur Abidal pada FIFA.com.

“Hal tersebut yang lantas membuat saya lebih kuat ketika bertahan,” pungkasnya.