Arsip Kategori: Piala Asia

Myanmar U-19 Gagal menangkan Laga Perdana

didukung-ribuan-suporter-myanmar-gagal-pecundangi-yaman

Myanmar, meski tampil sebagai tuan rumah dalam kompetisi Piala Asia U-19, tak menjamin bagi mereka untuk memenangkan pertandingan pertama yang berlangsung sore tadi (9/10) waktu setempat. Ya, Myanmar U-19 yang didukung oleh ribuan suporter sendiri harus puas hanya bermain imbang tanpa gol di laga perdana babak penyisihan Group menghadapi Yaman U-19.

Myanmar dan Yaman sebenarnya mendapatkan begitu banyak peluang di sepanjang pertandingan, hanya saja mereka gagal memanfaatkan setiap peluang yang tercipta.

Transaksi serangan sudah terjadi di menit-menit awal laga ini, Myanmar mengandalkan pemain bernomor punggung 7 mereka yakni Chan Aung, dia sempat nyaris membuka keunggulan bagi tuan rumah ketika mendapatkan umpan terobosan dan lolos dari jebakan Offside, sayang sepakannya masih bisa diantisipasi Thawab.

Tidak lama kemudian, Yaman mengancam lewat Al-Dahi, tapi penjaga gawang Myanmar dengan sigap menghadang laju bola sepakan pemain tersebut.

Adu serangan terjadi di sepanjang babak pertama, yaman bisa saja unggul lewat skema serangan balik di menit ke-33, andai sepakan dari Al-Dahi tidak mengenai tiang gawang. Skor kaca mata bertahan hingga jeda pertandingan.

Myanmar kemudian berhasil mendominasi babak kedua, mereka tampil lebih baik dari babak pertama. Akan tetapi, Yaman malah berhasil menjebol gawang Myanmar di menit ke-67 lewat Al-Dahi, sayangnya gol tersebut dianulir wasit karena pemain itu lebih dulu masuk perangkap offside.

10 Menit jelang laga usai, tensi semakin memanas, wasit sampai melayangkan empat kartu kuning dalam waktu 10 menit saja, tiga diantaranya untuk pemain Yaman, dan satu lagi untuk pemain tuan rumah, meski begitu laga tetap berkesudahan dengan skor imbang 0-0.

Korsel U-19 bantai Habis Vietnam U-19 di Laga Perdana

korsel-u19-620x330

Piala Asia U-19 sudah dimulai sejak kamis (9/10) waktu setempat di Myanmar. Ada beberapa hasil pertandingan dari babak penyisihan Group yang cukup mengejutkan, salah satunya adalah kekalahan Tim Nasional Vietnam U-19 dari Korea Selatan U-19.

Dua tim yang pernah menjadi lawan Skuat Garuda Jaya itu adu kekuatan di Stadion Wunna Theikdi, Nay Pyi Taw, hasilnya terbilang sangat mengejutkan. Vietnam yang dikenal sebagai tim luar biasa, dan sempat mengalahkan Indonesia Di Piala AFF kemarin harus menjadi bulan-bulanan Korea Selatan, Korsel membekap mereka dengan skor telak 6-0!

Ya, padahal saat menghadapi Indonesia di babak kualifikasi Piala Asia beberapa beberapa bulan yang lalu, Korsel tertunduk lemah di hadapan skuat Indra Sjafri dengan skor akhir 3-2. Hasil ini sangatlah mengejutkan. Dan berkat kemenangan tersebut, kini Korea Selatan berada di puncak klasemen sementara Group C.

Adapun enam gol dalam laga tersebut masing-masing dicetak oleh, Lee Jung-Bin (45), Kim Kun-Hee (54 dan 90+1), Shim Je-Hyuk (60), Hwang Hee-Chan (66), Baek Seung-Ho (76).

Korea Selatan sang juara bertahan Turnamen ini bakal menjadi ancaman besar bagi kontestan lainnya di Group C maupun di babak 16 besar nanti.

Di pertandingan lain, Thailand U-19 sukses membekap Tim Nasional Iran U-19 dengan skor tipis 2-1. Sebenarnya pada laga itu Iran berhasil unggul terlebih dulu, tapi akhirnya Thailand berhasil bangkit dengan mencetak dua gol balasan.

Kemenangan di Stadion Thuwunna, Yangon itu sekaligus membuat Thailand Berada di puncak klasemen Group yang mereka huni. Bagaimana dengan Indonesia? Evan dimas Cs baru akan bertanding besok (10/10) dan lawan pertama mereka adalah Uzbekistan.

Indra Sjafri Tak Cemaskan Kekuatan Lawan

indra-sjafri-1

Jum’at besok, (10/10) waktu setempat di Myanmar, Tim Nasional Indonesia U-19 bakal menjalani laga perdana di Turnamen Piala Asia U-19 melawan Uzbekistan U-19.

Tentu saja, Uzbekistan bukanlah lawan yang mudah bagi Evan dimas Cs, terlebih lagi mereka memiliki pemain-pemain dengan postur badan yang lebih tinggi dibandingkan pemain-pemain kita. Tidak hanya Uzbekistan, dua kontestan lainnya di Group B yakni Uni Emirate Arab dan Australia juga adalah lawan yang kuat, mereka punya trackback yang sangat baik dalam turnamen Piala Asia U-19 ini.

Namun, arsitek Tim Garuda Jaya yakni Indra Sjafri sendiri menegaskan bahwa Indonesia sama sekali tidak mengkhawatirkan bagaiman kekuatan lawan, karerna para pemain hanya harus fokus pada kekuatan diri sendiri, kekuatan tim yang harus terus dikembangkan.

“Sejak lama saya selalu menekankan agar para pemain tidak perlu memikirkan kekuatan tim lain, kita tidak punya masalah dengan kekuatan yang mereka miliki. Kita hanya perlu fokus ke tim sendiri saja, dan bagaimana caranya bisa memberikan pengalaman kepada tim kita ini” Demikian papar Coach Indra Sjafri pada konferensi pers di Hotel Yango, Myanmar, kamis (9/10) waktu setempat.

Lebih lanjut, pelatih yang sukses membawa Tim Garuda Jaya meraih titel Juara Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu terlihat begitu girang dan tidak sabar menjalani laga perdana di Turnamen ini melawan Uzbekistan.

“Setelah sekian lama kami tidak tampil di Piala Asia U-19, akhirnya bisa kembali bermain di turnamen ini” Tandasnya.

Semoga saja, di laga perdana melawan Uzbekistan U-19, Indonesia berhasil meraih hasil positif, minimal terhindar dari kekalahan.

Timnas U19 Incar Tiket ke Piala Dunia U20 tahun 2015

Perjalanan Evan Dimas dkk memang terbilang cukup mulus, sukses meraih gelar juara Piala AFF U19 kemudian berhasil mengalahkan Korsel U19 lolos ke babak Piala Asia U19 di Myanmar tahun 2014 mendatang. Namun, walaupun demikian Tim Garuda Jaya masih punya perjalanan yang panjang, selain harus bisa tampil bagus di Piala Asia nanti, mereka juga harus bisa lolos ke Piala Dunia U20 yang akan berlangsung di Selandia Baru pada tahun 2015 mendatang.

“Indonesia harus lolos ke Piala Dunia U20 di Selandia Baru nanti” begitulah kira-kira ungkapan dari sang pelatih garuda Jaya ‘Indra Sjafri’ ketika diwawancarai seusai laga melawan Timnas Korea Selatan U19. Indra juga meminta dukungan kepada Masyarakat agar para pemain tetap menunjukkan skill yang sama, “Jika bisa terus begini, maka Indonesia bakal ikut berpartisipasi di piala Dunia U20 yang akan dilangsungkan di Selandia baru, 2 tahun lagi” Ungkap pelatih yang kini berusia 50 tahun itu.

Selain itu, Indra Sjafri juga punya program khusus sebagai persiapan menuju Piala Asia 2014 dan Juga agar bisa lolos ke Piala Dunia U20 nantinya. “Saya punya waktu yang cukup lama untuk mempersiapkan Timnas U19” ungkap Indra Sjafri. Indonesia U19 memang tampil cukup mengesankan sepanjang kompetisi Piala AFF Cup dan juga kualifikasi Piala Asia 2014 U19, namun untuk lolos ke Piala Dunia U20 di Selandia Bru tahun 2015 mendatang bukan lah sebuah perkara yang mudah bagi Evan Dimas dkk, minimal lolos ke perempat Final Piala Asia U19 jika ingin lolos ke Piala Dunia 2014 di Selandia baru nantinya.

Namun, seperti apa yang dikatakan Evan Dimas “Tidak ada yang bisa dikalahkan di dunia ini kecuali Tuhan dan orang Tua”, Indonesia masih berpeluang lolos ke Perempat Final Piala Asia U19 tahun 2014 mendatang dan mengamankan satu tiket ke Piala Dunia U20 di Selandia Baru. Mari kita doakan saja agar Indonesia U19 bisa mendapatkan pencapaian tersebut.

Pelatih korsel U19 puji Skuad Timnas Indonesia U19

Timnas Indonesia U19 akhirnya sukses mengamankan satu tiket menuju Piala Asia U19 di Myanmar tahun 2014 mendatang, keberhasilan itu mereka dapatkan setelah mengalahkan sang juara bertahan Korea Selatan U19 di stadion Utama Gelora Bung Karno. Mengalahkan juara bertahan atau tim sekaliber Korea selatan dengan skor 3-2 ternyata membuat banyak pihak memberikan apresiasi kepada para pemain skuat Timnas U19, bahkan bukan hanya dari dalam, tapi dari luar negara kita yaitu Kim Sang Ho yang juga merupakan pelatih timnas Korea Selatan U19.

Pelatih yang kerap disapa Sang Ho ini mengakui keunggulan para pemain timnas Indonesia U19 ketimbang anak asuhnya, sang ho juga mengatakan bahwa para pemain timnas Indonesia U19 punya kecepatan dan skill individu yang baik. Selain itu arsitek dari bibit-bibit muda korsel tersebut juga mengatakan teknik pertahanan yang dimiliki Indonesia cukup bagus, sehingga merepotkan barisan depan anak asuhnya. Memang, sepanjang pertandingan tersebut Korsel sangat jarang mendapatkan celah untuk membobol gawang Indonesia. “Indonesia adalah The winning team” ungkapnya.

Selain itu, Kim sang Ho juga memuji sang kapten Evan Dimas, Sang ho menganggap bahwa Evan Dimas Darmono punya skill yang baik, pemain yang mobile tapi ia sangat menyayangkan sikap Evan yang terlihat pura-pura terjatuh disisa waktu yang ada. “Indonesia Hanya mencoba untuk membuang waktu” ungkap pelatih korsel U19 itu.

Evan Dimas Darmono dan rekan-rekan nya di skuad timnas U19 memang telah sukses memenangkan laga melawan Korsel dengan skor 3-2, dimana ketiga gol tersebut dicetak oleh sang Kapten Evan Dimas, sedangkan 2 gol yang dicetak korea selatan U19 adalah gol bola ‘mati’ yang tak mungkin bisa dicegah, salah satunya adalah gol penalti sebagai balasan Gol pertama dari Evan Dimas di babak pertama.